Kelompok 1:
-Dessy Wulandari
-Marsya Nurissa
-Rahman Susanto
Klik link di bawah ini:
Kelompok 1 - Pariwisata Indonesia
Rabu, 01 Juni 2016
Komunikasi Bisnis: Komunikasi Tertulis dalam Perusahaan
MAKALAH KOMUNIKASI
BISNIS
“KOMUNIKASI TERTULIS
DALAM PERUSAHAAN”
DISUSUN OLEH:
·
ALDI
MARTUA (1A113522)
·
DESSY
WULANDARI (12613225)
·
NOVI
KRISTIANI K. (16613525)
·
RAHMAN
SUSANTO (17613177)
FAKULTAS SASTRA
UNIVERSITAS GUNADARMA
KARAWACI
2016
BAB II
PEMBAHASAN
Komunikasi
Tertulis
Komunikasi Tertulis
adalah komunikasi yang dilakukan melalui tulisan seperti yang dilakukan dalam
surat menyurat melalui pos, telegram, telex, fax, e-mail dan sebagainya.
Telegram :Serangkaian
tanda-tanda, tulisan, atau berita yang dikirim dari jarak jauh
dengan bantuan pesawat telegram. Alat untuk mengirim telegram disebut telegraf.
Telegrafmengirimkan pesan dalam rupa sandi atau tanda-tanda morse.
Telex/Teleks : Perangkat telegraf yang menggunakan
papan ketik (keyboard) dengan huruf dan tanda baca seperti mesin ketik biasa.
Berbeda dengan pesawat telegraf yang operatornya mengirimkan atau menerima
pesan langsung dalam bentuk kode tertentu (biasanya kode morse), operator
pesawat teleks mengetikkan pesannya melalui papan ketik seperti papan ketik
biasa.
Fax/Faksimili/telecopier :Alat telekomunikasi yang memiliki
kemampuan untuk mengirim dan menerima gambar atau tulisan melalui kabel atau
gelombang radio. Gambar atau tulisan dibaca atau diubah menjadi sinyal-sinyal
listrik oleh faksimili pengirim, lalu dikirimkan ke faksimili penerima yang
menghasilkan salinannya. Faksimili biasanya digunakan untuk mengirim
surat-surat berharga secara cepat dari satu tempat ke tempat yang lain. Dapat
dikatakan faksimili adalah mesin fotokopi yang hasil salinannya berada di
tempat atau kota lain.
E-mail :
Cara pengiriman data, file teks, foto digital, atau file-file audio dan video
dari satu komputer ke komputer lainnya, dalam suatu jaringan komputer. Jaringan
komputer ini bisa berupa jaringan komputer intranet maupun jaringan komputer
internet.
Komunikasi
Tulisan dalam Bisnis
Komunikasi dalam
organisasi / dalam kehidupan sehari-hari sangat penting karena dengan adanya
komunikasi maka seorang bisa berhubungan dengan orang lain dan saling bertukar
pikiran yang bisa menambahkan wawasan seseorang dalam bekerja ataupun untuk
membina hubungan kerja antara pegawai maupun antar atasan. Komunikasi tertulis
dilakukan baik antara individu dan bagian dalam struktur organisasi peusahaan
maupun dengan pihak ketiga.
Contoh
Bentuk Komunikasi Tulisan dalam Bisnis
1. Surat
: Surat pengajuan perusahaan kepada perusahaan lain atau sebaliknya.
2. Notulen:
Hasil-hasil rapat dalam perusahaan
3. Laporan
: Misalnya Laporan Pemasukan dan Pengeluaran serta Pendapatan yang di dapat
oleh Perusahaan.
4. Pengumuman
: Sebagai pemberitahuan kepada para pekerja yang berada di dalam perusahaan
tersebut.
Contoh
dalam Membina Hubungan :
- Memberikan
ucapan selamat/undangan acara/undangan bergabung dalam suatu project baru
dalam bentuk surat (elektronik atau non-elektronik).
- Ucapan
selamat dengan karangan bunga.
- Memberikan laporan
tertulis agar terperinci untuk perusahaan yang ikut menaruh saham pada
suatu perusahaan.
Berbagai
macam contoh komunikasi verbal.
Dalam dunia bisnis
dapat dijumpai berbagai macam contoh komunikasi verbal, misalnya :
- membuat dan
mengirim surat teguran kepada nasabah yang menunggak pembayarannya.
- membuat dan
mengirim surat penawaran harga barang kepada pihak lain.
- membuat dan
mengirim surat konfirmasi barang kepada pelanggan.
- membuat dan
mengirim surat pemesanan barang (order) kepada pihak lain.
- membuat dan
mengirimi surat vaduan (claim) kepada pihak lain.
- membuat dan
mengirim surat permintaan barang kepada pihak lain.
- membuat dan
mengirim surat penolakan kerja
Bentuk komunikasi non
verbal sendiri di antaranya adalah, bahasa isyarat, ekspresi wajah, sandi,
symbol-simbol, pakaian sergam, warna dan intonasi suara.
Komunikasi
Tertulis dapat menjadi pilihan bilamana :
1. Pesan
atau subjek yang ingin disampaikan cukup banyak dan komplek, memerlukan
penjelasan yang panjang lebar, memerlukan visualisasi pesan dalam bentuk
angka-angka, grafik, gambar, data statistik.
2. Penerima
pesan terpisah jarak jauh dengan pemberi pesan.
3. Memerlukan
laporan, data atau dokumen tertulis untuk arsip.
4. Tidak
dibutuhkan tanggapan cepat dari penerima pesan.
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Komunikasi Tertulis
adalah komunikasi yang dilakukan melalui tulisan seperti yang dilakukan dalam
surat menyurat melalui pos, telegram, telex, fax, e-mail dan sebagainya.
Komunikasi dalam
organisasi / dalam kehidupan sehari-hari sangat penting karena dengan adanya
komunikasi maka seorang bisa berhubungan dengan orang lain dan saling bertukar
pikiran yang bisa menambahkan wawasan seseorang dalam bekerja ataupun untuk
membina hubungan kerja antara pegawai maupun antar atasan. Komunikasi tertulis dilakukan
baik antara individu dan bagian dalam struktur organisasi peusahaan maupun dengan
pihak ketiga.
Beberapa Contoh Bentuk
Komunikasi Tulisan dalam Bisnis yaitu, Surat, Notulen, Laporan, Pengumuman.
Komunikasi Tertulis dapat menjadi
pilihan bilamana :
1. Pesan
atau subjek yang ingin disampaikan cukup banyak dan komplek, memerlukan
penjelasan yang panjang lebar, memerlukan visualisasi pesan dalam bentuk
angka-angka, grafik, gambar, data statistik.
2. Penerima
pesan terpisah jarak jauh dengan pemberi pesan.
3. Memerlukan
laporan, data atau dokumen tertulis untuk arsip.
4. Tidak
dibutuhkan tanggapan cepat dari penerima pesan.
DAFTAR PUSTAKA
1. https://maulinniam.wordpress.com/2008/09/15/komunikasi-tertulis-sebuah-keterampilan-intelektual/
2. https://wantysastro.wordpress.com/2013/06/01/pengertian-komunikasi-verbal-dan-nonverbal-beserta-contoh-dan-slogan-produk/
3. http://arti-definisi-pengertian.info/pengertian-faksimili/
4. http://www.pengertianahli.com/2014/04/pengertian-telegram-apa-itu-telegram.html
5. http://arti-definisi-pengertian.info/pengertian-teleks/
Langganan:
Komentar (Atom)

